Harapan di Ujung Sya'ban

Assalamu'alaikum

Ukhtifillah dimanapun kau berada
menit yang kita lalui akan berubah
bulan demi bulan hingga menjadi hitungan tahun. Kita sendiri tak menyadari
telah melewatinya. Tentu banyak hal tertulis hingga tak luput satupun sikap atau niat terabaikan.
Terekam pada catatan amal oleh dua malaikat Raqib dan Atid. Semua sudah menjadi catatan hidup. Riwayat panjang menentukan kediaman
akhir hayat kita

Semoga dengan hadirnya bait puisi ini akan mengetuk pintu kita yang mulai tertutup



Photo by Trang Nguyen on Unsplash




Harapan di ujung Sya'ban
Karya Hamidah Ummu Alwan


secercah harapan di ujung malam
berkhalwat di sujut sunyi
kesyahduan terasa mendalam
meniti barisan ayatayat suci

setitik bulir menetes
mendinginkan hati yang panas
biarkanlah mengalir deras 
menghanyutkan hati yang terhempas

kufur
futur
takabbur
terkadang hadir

menikam rasa tawadu
meringankan timbangan mizan
mencabik segala amalku
mengantarkan menuju hidup keabadian

tak kan kubiarkan peluru iblis menghancurkan
pada nyanyian melenakan membisikkan relung hati insan
berlindung di balik jejeran
'auzu billah himinasyaitonirajim



Samarinda, 20 April 2018

#dilarang copas
#share boleh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanyut dalam Diam

Mukallaf

MENGAPA PUISI ISLAMI?