Bagaimana Kita?


Bismillah
Aku memohon ampunan kepada Allah
dan bertaubat kepadanya


Assalamualaikum Ukhti Muslimah... masih terngiang jelas di telinga dan masih jelas terbayang di mata. Dahsyatnya lautan menguap bak lidah api melumat segala apa saja yang dilalui...
Aceh, Palu dan Donggala

Tangis, perih, kesedihan juga ketakutan memenuhi relung hati setiap jiwa. Hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala, hanya menyebut namanya keberanian hadir di setiap langkah untuk menyelamatkan diri.


Bukti akan kuasa Allah Subhanahu wa Ta'ala.



picture; https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwi
k1PDruMngAhUGfn0KHRPoDCEQjhx6BAgBEAM&url=http%3A%2F%2Fcafoutche.blogspot.com%2F2011%2F03%2Ftunami-miyako.html&psig=AOvVaw1KVzvnMDOJYfqq0EtqoT_q&ust=1550722186084718





Bagaimana Kita?
Karya Hamidah Ummu Alwan


suara yang menggelegar 
memotong jantung dalam rongga tubuh
kebinasaan kaum Tsamud
memenuhi hidup mereka dengan keangkuhan

awan adzab menurunkan hujan api menyala-nyala
panas
membakar dan meluluhlantakkan
kaum Madyan akan gemilang kemungkaran

Bagaimana kita?
kaum akhir zaman bukan hanya kebiasaan kaum Tsamud dan Madyan
namun
kaum Aad dan kaum Luth turut membayang
:apa kita masih merasa aman?


Samarinda,     2018

#dilarang copas
#share boleh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanyut dalam Diam

Mukallaf

MENGAPA PUISI ISLAMI?